Kuliah Praktisi Kimia Unigoro: Pahami Aksiologi Filsafat Sains

Keterangan Gambar : Mahasiswa-mahasiswi prodi Kimia Unigoro bersama praktisi filsafat kimia, Al Muiz Liddinillah dari OASE Institute Malang, Senin (30/6/25).

BOJONEGORO – Prodi kimia Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar kuliah praktisi di Modern Class Fakultas Sains dan Teknik Unigoro, Senin (30/6/25). Kuliah praktisi kali ini menghadirkan Peneliti OASE Institute Malang, Al Muiz Liddinillah. Untuk membahas tentang filsafat kimia.

Di hadapan mahasiswa, Muiz menjelaskan tentang cikal bakal lahirnya ilmu sains yang dimulai sejak abad ke 6 hingga 12 Masehi. Pada abad ke 17 Masehi atau era revolusi sains, menandai perkembangan sains modern atau modern science.

Modern science atau normal baru paradigma memiliki sifat praktik yang ditekankan oleh Francis Bacon dalam The New Atlantis. Tata kelola ilmu pengetahuan atau sains itu haruslah didesain agar bisa melayani tujuan umat manusia secara umum. Jadi meningkatkan kemanfaatan untuk umat manusia,” jelasnya.

Muiz melanjutkan, keberadaan sains tidak terbebas dari nilai-nilai sosial, ekonomi, dan politik. Sains dan ilmu-ilmu pengetahuan lainnya tidak hanya bertujuan untuk mendefinisikan dunia. Melainkan mengubah dunia demi kepentingan manusia.

 Kuliah praktisi yang dimoderatori oleh M. Bakhru Thohir, S.Si., M.Sc., berlangsung interaktif. Mahasiswa diajak untuk berpikir tentang filsafat kimia secara ontologis, aksiologis, dan epistimologis. (din)

Pertama kali terbit pada 01 Juli 2025 di laman https://www.unigoro.ac.id/kuliah-praktisi-kimia-unigoro-pahami-aksiologi-filsafat-sains

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *